Kamis, 29 Maret 2012

Tipologi Manusia menurut Claudius Gallenus



Pengertian Tipologi Manusia.
Tipologi merupakan pengetahuan yang bertujuan untuk menggolong-golongkan manusia atas dasar kepribadiannya. Kepribadian seseorang tersusun atas dasar vitalitas jasmani dan rohaninya, disamping ada faktor tempramen, karakter dan bakat. Vitalias jasmani seseorang berbeda-beda tergantung pada konstruksi tubuh, sedangkan vitalitas psikis merupakan energi hidup yang belum terarah secara intensional, sebagian bergantung pada alam lingkungan yang membentuknya. Johan Gasper Lavater (1741-1801) seorang ahli dari jerman membedakan tipe manusia berdasarkan tubuh. Tubuh yang gemuk biasanya mempunyai tipe yang tenang dan sabar, sedangkan tubuh kecil dan panjang mempunyai tipe lincah dan kurang sabar.
pemikir Yunani kuno murid Hypocrates (ahli kedokteran) yang bernama Claudius Galenus mengadakan tipologi berdasarkan tempramen, yaitu cairan-cairan yang terdapat dalam tubuh. Berikut ini adalah tipe-tipe tersebut:

Tipe Sanguinikus
Tipe ini merupakan orang-orang yang mempunyai darah/ sangai yang banyak dalam tubuhnya. Tipe sanguinikus memiliki kelebihan positif seperti pada perasaan dasar tipe ini adalah riang, optimis, percaya diri, tidak takut menghadapi masa depan, mudah menyesuaikan diri, gerak dan bicaranya banyak, mudah mengambil prakarsa. Sedangkan negatifnya adalah sifatnya mendatar, perasaan tidak stabil, kurang konsekuen, hidupnya kurang teratur, reaksinya tidak dipikir dalam-dalam. Yang cocok sebagai partner adalah tipe flegmatis.

Tipe Melankolikus
Tipe ini memiliki banyak empedu hitam/melankhole dalam tubuhnya. Perasaan dasarnya sedih, sisi negatifnya selalu ketakutan, perasaannya mudah tersentuh, sulit menyesuaikan diri dengan lingkungan dan sikapnya kurang bergairah. Segi positifnya adalah berhati-hati dalam tindakan, konsekuen, menepati janji, dan stabil jiwanya.

Tipe Kholerikus
Orang dengan tipe ini dalam tubuhnya banyak terdapat empedu kuning/kholeri dengan perasaan dasarnya selalu merasa kurang puas. Segi negatifnya lebih banyak dari pada positifnya, antara lain selalu gelisah, lekas eksplosif, mudah emosional, ingin menang sendiri, objectivitasnya kurang, kurang rasional, perasaanya hebat dan kuat kesukaran di atasi dengan energi yang berlebihan. dll.
4. Tipe Flegmatikus
Manusia dengan kepribadian flegmatikus ini dari segi positifnya adalah tenang, netral, tidak mudah emosional, tidak banyak ketegangan perasaan, mudah memiliki harapan-harapan yang hebat serta tertib dan mudah memaafkan. Segi negatifnya adalah tidak mudah terharu, pasif, menjumukan dan bersifat konservatif, penyesuaian diri terhadap lingkungan lambat dan peranannya reaktif.
Sedangkan tipe kepribadian yang ada dalam diri saya sesuai dengan tipologi Claudius Gallenus menurut saya tipe sanguinikus karena saya orangnya periang, percaya diri saya tinggi, mudah menyesuaikan diri dan juga saya bertipe melankolikus karena saya selalu bersikap hati-hati dan selalu menepati janji-janji saya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar